Sabtu, 02 Juni 2012

Suami Simpan Mayat Istri dalam Kulkas Selama 10 Tahun

ilustrasi

TOKYO - Seorang pria berusia 80 tahun diperiksa di Jepang pada Rabu, 30 Mei kemarin karena dicurigai membunuh istrinya dengan cara mencekik. 

Polisi dan media setempat melaporkan, setelah merenggut nyawa istrinya, pria itu menyimpan tubuh wanita itu dalam lemari pendingin selama 10 tahun.

Dilansir Emirates247, Kamis (31/5/2012), pelaku diketahui bernama Masaichi Yamada. Pria ini bekerja di perusahaan pengolahan ikan dan telah ditangkap di bagian utara Jepang, pelabuhan Kushiro pada Selasa. Kabarnya, mayat beku itu masih berpakaian lengkap.

"Tersangka mencekik korban dengan benda string (sejenis kawat atau kabel) di kediaman mereka. Lalu, pria itu meninggalkan tubuhnya di dalam freezer (kulkas) di tempat kerjanya," ujar juru bicara polisi di Hokkaido AFP.

Meski belum diketahui kapan peristiwa pembunuhan itu terjadi, hanya saja wanita itu diketahui berusia 71 tahun, apabila masih hidup saat ini. Sehingga, diperkirakan korban berusia 61 tahun ketika kejadian sadis itu berlangsung.

Yamada dilaporkan, mengaku kepada polisi bahwa ia membunuh istrinya selama terjadi adu mulut atau argumen di rumah mereka pada 2002 hingga 2006. Kemudian, ia mengangkut tubuhnya dengan mobil menuju pabrik.

Polisi akhirnya menggeledah pabrik setelah saudara korban mengatakan, bahwa ia tidak dapat menghubungi adiknya selama beberapa tahun. Lalu, usai penggeledahan, pelaku mengakui perbuatannya dan segera ditangkap oleh pihak yang berwenang.



Sumber : okezone.com

Pesawat Sriwijaya yang Tergelincir Sudah Dievakuasi


Pesawat Sriwijaya Air yang tergelincir di Bandar Udara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, berhasil dievakuasi, Sabtu (2/6) sore. Aktivitas penerbangan di bandara itu kembali normal, sejak pukul 19.00 WIB.

Tak gampang memindahkan burung besi jenis Boeing 737-400 itu ke landasan. PT Angkasa Pura II Pontianak sampai mengerahkan empat eskavator, satu crean, dan tronton. 

Selama proses evakuasi, aktivitas penerbangan ditutup. Plt General Manager Angkasa Pura II Pontianak Syarif Usmulyani Alkadrie meminta maaf atas gangguan ini. Tapi dia belum mau buka mulut soal penyebab kecelakaan. 

"Itu kewenangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi," kata dia. "Yang terang, landasan bandara memenuhi standar penerbangan Boeing 737-400."

Sejauh ini Sriwijaya Air pun masih bungkam. Tapi ini bukanlah peristiwa pertama. Sebelumnya, pada 2 November 2010, pesawat Lion Air juga pernah terperosok ke dalam parit di sekitar Bandara Supadio.



Sumber : metrotvnews.com

Selasa, 29 Mei 2012

Rokok Bunuh 300 Ribu Orang Indonesia per Tahun

ROKOK diperkirakan telah menyebabkan kematian 300 ribu orang per tahun di Indonesia. Di dunia lebih besar lagi mencapai 5,4 juta kematian per tahun atau satu kematian tiap 6,5 detik.

"Lebih dari 80 perokok ada di negara sedang berkembang seperti Indonesia. Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) tahun 2010 menunjukkan prevalensi perokok adalah sebesar 34,7 persen," ujar Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Ekowati Rahajeng di Jakarta, Selasa (29/5).

Setiap batang rokok mengandung lebih dari 4.000 jenis racun yang menjadi faktor resiko dari berbagai penyakit. Nikotin dalam rokok diketahui berkontribusi terhadap kanker paru-paru, hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, infertilitas pria dan juga terhadap terjadinya disfungsi ereksi.

Prevalensi perokok di Indonesia sendiri tidak banyak berubah data Riskesdas pada 2007 yang mencatat prevalensi perokok sebesar 33,4 persen. Namun perhatian besar diberikan terhadap meningkatnya jumlah perokok remaja seperti dalam survei yang dilakukan Global Youth Tobacco Survey 2009 yang menunjukkan bahwa 20,3 persen pelajar SMP merokok.

Dibandingkan dengan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada 1995, jumlah perokok remaja naik lebih dari dua kali lipat. Yang lebih mengenaskan perokok pada remaja perempuan meningkat lebih pesat dibandingkan perokok remaja laki-laki.

Jumlah perokok anak juga naik enam kali lipat dalam 12 tahun yaitu 71.126 anak pada 1995 menjadi 426.214 anak pada 2007. Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pengendalian rokok di Indonesia antara lain melalui UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Di UU Kesehatan, pasal 113 mengatur mengenai pengamanan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif dan pasal 114 tentang peringatan kesehatan dan pasal 115 mengenai kawasan tanpa rokok," kata Ekowati merinci.

Namun peraturan pemerintah pendukungnya yaitu RPP Pengendalian Dampak Produk Tembakau yang telah dibahas sejak munculnya UU tersebut hingga kini belum juga disahkan oleh Presiden.

Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kementerian Kesehatan Asril Rusli sebelumnya mengatakan RPP tersebut telah selesai pembahasannya dan tinggal menunggu disahkan, bahkan telah diagendakan dalam rapat terbatas kabinet dengan presiden namun belum juga disahkan.



Sumber : metrotvnews.com

Laga Italia vs Luksemburg Dibatalkan Akibat Gempa

Parma - Laga persahabatan antara timnas Italia dan Luksemburg di Stadion Ennio Tardini, Selasa (29/5/2012), terpaksa dibatalkan. Pembatalan ini dilatarbelakangi oleh gempa yang mengguncang kawasan Italia Utara.

Wilayah Emilia-Romagna digoyang gempa berkekuatan 5,8 skala richter pada Selasa pagi waktu setempat. Gempa ini menewaskan setidaknya sepuluh orang.

Siang harinya, gempa kembali mengguncang wilayah yang sama. Gempa kedua ini berkekuatan 5,1 skala richter.

Karena pusat gempa cuma berjarak 36 mil dari Parma, laga Italia versus Luksemburg pun terkena imbasnya. Pertemuan Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dengan pemerintah kota setempat menghasilkan keputusan pembatalan laga tersebut.

Setelah laga dipastikan batal, skuad Italia kembali ke Coverciano untuk meneruskan pemusatan latihan. Gli Azzurri selanjutnya dijadwalkan berujicoba dengan Rusia pada 1 Juni mendatang di Zurich.



Sumber : detik.com

Jurus Hemat BBM ala SBY

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan 5 kebijakan penghematan BBM dan listrik secara nasional. Namun tak ada yang baru dari pemaparan SBY malam ini.

"Secara khusus untuk mengurangi subsidi BBM dan listrik perlu ada gerakan penghematan secara nasional. Sesungguhnya memang ada cara lain yang sederhana dan murah, yan dilakukan banyak negara yaitu menaikan harga BBM dan TDL (tarif dasar listrik). Kenaikan itu tidak dilakukan dan kita pilih. Oleh karena itu gerakan penghematan besar-besaran harus dilakukan serius agar APBN aman," kata SBY dalam pidatonya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (29/5/2012)

Berikut ini 5 gerakan penghematan untuk tahun ini dan tahun mendatang, yang disampaikan SBY:

1. Pertama pengendalian sistem distribusi di setiap SPBU, dengan kemajuan teknologi yang sudah ada. Setiap kendaraan akan didata elektronik. Setiap mengisi BBM maka jumlah BBM yang dibeli akan tercatat secara otomatis pembelian setiap harinya. Agar konsumsi BBM subsidi dapat dikendalikan secara transparan dan tepat sasaran.

"Ingat BBM subsidi hanya bagi mereka yang berhak. Jumlahnya harus tepat, harus dicegah kebocoran dan penyimpangan yang merugikan negara. Pertamina akan menjaga pasokan sesuai kuota daerah, sekaligus menyediakan BBM non subsidi," seru SBY.

2. Melarang BBM subsidi untuk kendaraan pemerintah dan BUMN. Dengan stiker khusus bagi kendaraan yang dilarang.

"Jajaran pemrintah dan BUMN harus beri contoh. Agar subsidi benar-benar tepat sasaran," ujar SBY

3. Pelarangan BBM subsidi untuk kendaraan perkebunan dan pertambangan dengan stiker.

"Penugasan kepada BPH Migas bekerjasama dengan aparat penegak hukum. Harus ada kontrol ketat di daerah-daerah industri. Pertamina akan menambah SPBU BBM non subsidi di lokasi industri," kata SBY

4. Konversi BBM ke BBG untuk transportasi. Pengalihan ini harus menjadi program utama nasional sebagai upaya mengurangi ketergantungan BBM.

"Tahun ini akan dibangun 33 SPBG dan 8 SPBG untuk revitalisasi. Tahun ini akan dibagi 15 ribu converter kit, untuk angkot. Efektivitasnya dirasakan pada 2013 mendatang," katanya.

5. Penghematan listrik dan air di kantor-kantor pemerintahan BUMN dan BUMD serta penerangan jalan yang diberlakukan Juni 2012.

"Pimpinan instansi dan lembaga terkait harus bertanggung jawab. Pada 2008/2009 lalu saat kondisi relatif sama, gerakan penghematan berjalan sangat sukses. Kita berhasil menurunkan signifikan," katanya.



Sumber : detik.com

Senin, 28 Mei 2012

Mengapa Gran Max dan Sirion Ditarik?

Jakarta - Produsen mobil Daihatsu secara resmi menarik kembali (recall) puluhan ribu Gran Max dan Sirion karena memiliki masalah. Apa masalah yang menyebabkan kedua model tersebut ditarik?

Hari ini PT Astra Daihatsu Motor (ADM) secara resmi mengumumkan program recall Gran Max dan Sirion.

Kampanye ini menurut Daihatsu bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pelanggan dan masyarakat dalam berkendara serta menjamin kualitas produk Daihatsu sesuai standar global.

Adapun kampanye ini dilakukan karena adanya hasil evaluasi Daihatsu Motor Company (DMC), Jepang, pada salah satu bagian part Daihatsu Gran Max dan Sirion.

Untuk Daihatsu Gran Max, sesuai evaluasi DMC Jepang, terdapat kemungkinan munculnya potensi keretakan pada bagian dudukan ban cadangan yang terletak pada bagian belakang bawah kendaraan.

Seiring dengan bertambahnya usia pemakaian kendaraan apalagi jika kendaraan sering digunakan pada jalan yang kasar, pada kondisi terburuk dudukan ban cadangan dapat terjatuh sehingga dapat membahayakan pengendara lainnya.

Sejak diproduksi tahun 2007 hingga saat ini ADM mengklaim kalau belum ada laporan kasus yang muncul di Indonesia akibat keretakan dudukan ban cadangan.

Meskipun demikian untuk mencegah terjadinya kondisi terburuk, Daihatsu akan melakukan pemeriksaan pada semua unit Gran Max dan melakukan penggantian komponen dudukan ban cadangan secara gratis.

Adapun jumlah unit Gran Max yang teridentifikasi dalam program ini sebanyak 36.988 unit Gran Max Pick Up (GM PU) yang diproduksi sejak tahun 2007 sampai dengan 15 Oktober 2010 dan sebanyak 11.715 unit Gran Max Mini Bus (GM MB) dan Blind Van (GM BV) produksi tahun 2007 sampai dengan 23 Oktober 2008.

Sedangkan pada Daihatsu Sirion, hasil pengecekan DMC menemukan adanya tetesan air yang keluar dari selang pembuangan air A/C yang menetes mengenai bagian luar steering rack.

Dalam jangka panjang hal ini berpotensi menimbulkan karat dan pada kondisi terburuk fungsi steering rack dapat terganggu.

Namun Daihatsu mengklaim kalau sejak diperkenalkan di Indonesia tahun 2008 hingga saat ini, tidak pernah ditemukan kerusakan steering rack karena karat.

Jumlah unit Sirion yang terlibat sebanyak 3.227 unit yang diproduksi sejak Januari 2008 sampai dengan Maret 2011. Daihatsu akan mengganti selang pembuangan air A/C dengan part improvement sehingga tetesan air A/C tidak lagi mengenai steering rack.

"Recall ini merupakan bentuk tanggung jawab Daihatsu sebagai Sahabat yang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pelanggan," ungkap Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra, dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (29/5/2012).



Sumber : detik.com

Esemka Antre Uji Emisi


Jakarta - Mobil Esemka akan tiba di Balai Thermodinamika Motor dan Propulsi (BTMP) di Serpong, Tangerang siang ini. Namun Esemka tidak bisa langsung melakukan uji emisi hari Selasa 29 Mei 2012 ini.

"Ternyata yang mau uji emisi, mobilnya banyak banget, jadi Selasa kita daftarin dulu Esemka. Mobil akan kita parkir di sana," ujar Direktur Pelayanan dan Pengembangan Solo Techo Park Gampang Sarwono ketika dihubungi detikOto, Senin (28/5/2012) malam.

Tidak seperti dulu yang cukup heboh, uji emisi yang merupakan kali ketiga ini boleh dibilang biasa saja. Tidak ada ritual jamasan sebelum mobil diberangkatkan ke Jakarta dari Solo.

Esemka pun tidak dikendarai dari Solo menuju Jakarta. Cukup diangkut dengan truk towing ke Jakarta sekitar pukul 14.00 WIB Senin 28 Mei kemarin. "Kemungkinan uji emisinya minggu-minggu ini," ujarnya.



Sumber : detik.com

Jalan Masuk Pelabuhan Merak Macet, Ini Penjelasan Dahlan Iskan

Ilustrasi foto: Angga/detikFinance

Jakarta - Beberapa hari ini kondisi Pelabuhan Merak Banten tidak kondusif karena antrean kendaraan cukup panjang. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan dermaga di Merak tengah dilakukan perbaikan selama 14 hari.

"Antrean itu sementara (14 hari), karena ada perbaikan salah satu dermaga. Perbaikan sudah berjalan lima hari, kurang 9 hari," katanya dalam keterangan yang dikutip detikFinance, Selasa (29/5/2012).

Menurut Dahlan, perbaikan dermaga di Merak diperlukan dengan dua tujuan. Pertama adalah agar tidak bahaya dan kapasitas pelabuhan bisa lebih besar.

"Lalu dengan perbaikan itu mobil pribadi nanti bisa naik langsung ke dek atas. Dengan demikian muat mobilnya lebih cepat. Kalau tidak diperbaiki dan dibiarkan, akan kian parah," kata Dahlan.

Lewat perbaikan ini, ujar Dahlan, maka arus kendaraan di Merak pada musim liburan dan lebaran nanti bisa lebih lancar.

"Perbaikan ini harus, meski pelayanan terganggu. Gangguan ini menjadi lebih parah karena pengamukan kemarin itu. ASDP juga sedang membeli kapal ro-ro dari Inggris yang lebih besar dan lebih cepat (17 knot). Kapal ini sudah bisa tiba di Merak sebelum lebaran nanti," cetus Dahlan.



Sumber : detik.com